Jika tingkat gesekan terlalu rendah, atlet rentan mengalami slip mikro yang membuang energi secara sia-sia di setiap langkah. Sebaliknya, gesekan yang terlalu tinggi justru akan menahan laju ayunan kaki dan memicu kelelahan otot betis lebih cepat dari waktu normal. Untuk menstabilkan posisi tubuh saat berlari, pelatih juga mengajarkan cara memiringkan badan yang benar agar distribusi berat tetap merata dan mendukung akselerasi vertikal secara optimal. Melalui analisis yang komprehensif ini, penentuan material sepatu yang sesuai terbukti memberikan pengaruh besar, sehingga pencapaian momentum lari yang maksimal dapat diraih dengan aman.
Pemilihan perlengkapan kaki yang tepat memegang peranan yang sangat vital dalam menentukan efisiensi transfer energi kinetik seorang pelari di atas lintasan. Guna membedah faktor mekanika ini, Bapomi Batanghari melaksanakan studi mendalam mengenai tingkat traksi dan hambatan gesek dari berbagai jenis karet sol luar kendaraan fisik atlet. Ketika seorang olahragawan melakukan akselerasi, sudut kontak antara tapak sepatu dan permukaan tanah akan menentukan seberapa besar gaya dorong yang berhasil dikonversi menjadi kecepatan maju.
Dari segi hukum fisika murni, interaksi antara permukaan sol dan lintasan diatur oleh koefisien gaya gesek statis dan dinamis yang bekerja secara bergantian saat kaki menumpu. Pada fase pendaratan, sol harus mampu menggigit permukaan lintasan dengan kuat untuk memberikan fondasi yang stabil bagi tubuh untuk mendorong ke depan. Pola alur atau grip pada bagian bawah material sepatu dirancang khusus untuk membuang partikel debu atau air yang dapat mengurangi area kontak langsung.
Oleh karena itu, tim penguji dari asosiasi menyusun rekomendasi spesifikasi perlengkapan kaki berdasarkan jenis permukaan lintasan yang akan dihadapi, baik tanah gembur maupun aspal keras. Setiap atlet dibimbing untuk mengenali karakteristik elastisitas sol luar mereka agar dapat menyesuaikan frekuensi langkah saat melakukan tikungan tajam. Pembiasaan teknis ini terbukti efektif dalam memotong catatan waktu krusial pada nomor lari jarak pendek.
Dengan berjalannya program standarisasi perlengkapan berbasis sport science ini, kualitas pembinaan olahraga di daerah diharapkan tumbuh ke arah yang jauh lebih terukur. Pengujian performa mekanika sepatu kini dilakukan menggunakan sensor tekanan lantai digital guna mengumpulkan data gaya dorong secara objektif. Langkah maju ini menjadi bukti nyata komitmen organisasi dalam menerapkan teknologi modern demi melahirkan talenta juara di tingkat nasional.