Cabang olahraga atletik sebagai mother of sports mendapat porsi perhatian yang sangat besar dalam program pembinaan prestasi di tingkat perguruan tinggi. Pelaksanaan seleksi nomor lintasan dan lapangan oleh BAPOMI Batanghari berfokus menyaring potensi atlet lari, lompat, dan lempar terbaik mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Pengujian dilakukan secara ketat menggunakan alat pengukur waktu presisi tinggi.

Persaingan paling sengit terlihat pada nomor lari jarak pendek, lari jarak menengah, serta lari estafet yang menjadi favorit para peserta mahasiswa. Kecepatan reaksi saat start dan konsistensi kecepatan di lintasan menjadi indikator utama kelulusan para peserta lari. Hasil catatan waktu para pelari muda ini menunjukkan grafik perkembangan yang sangat menjanjikan.

Pada nomor lapangan, seperti lompat jauh, lompat tinggi, serta lempar cakram dan tolak peluru, penilaian dilakukan oleh juri atletik berpengalaman. Penguasaan teknik awalan, tolakan, serta sudut pelepasan alat menjadi fokus perbaikan yang disampaikan penguji. Setiap peserta diberikan kesempatan melakukan beberapa kali percobaan untuk mencatatkan hasil terbaiknya.

Ketersediaan stadion olahraga berstandar nasional di Batanghari mempermudah pelaksanaan seleksi sehingga seluruh nomor pertandingan dapat digelar secara ideal. Kondisi lintasan sintesis yang baik membantu para atlet lari dan lompat mengeluarkan potensi maksimal tanpa khawatir cedera. Fasilitas ini menunjang objektivitas penilaian.

Para mahasiswa yang berhasil lolos seleksi akan langsung dimasukkan dalam program latihan terpusat di bawah bimbingan pelatih atletik daerah. Penggemblengan kondisi fisik dan penyempurnaan teknik gerak dilakukan secara disiplin setiap pagi dan sore hari. Motivasi tinggi dipelihara agar mereka siap menyumbangkan medali.

Fokus pembinaan pada cabang dasar ini menjadi fondasi yang sangat kokoh bagi pencapaian prestasi olahraga secara keseluruhan di daerah. Tradisi melahirkan pelari dan pemecah rekor baru terus dijaga melalui kompetisi yang teratur. BAPOMI Batanghari optimis mencetak juara baru dari arena atletik.