Power Set adalah inti dari filosofi pelatihan BAPOMI Batang Hari, dirancang untuk mendorong atlet melewati batas ambang kekuatan dan daya tahan. Program brutal ini selalu mengintegrasikan hand paddles besar untuk memaksimalkan resistensi air pada tubuh bagian atas.

Tujuan utama dari Power Set ini bukan hanya membangun otot lengan, tetapi juga meningkatkan kemampuan perenang untuk mempertahankan kekuatan tarikan yang tinggi bahkan saat kelelahan. Ini adalah simulasi ilmiah untuk mengatasi tekanan di bagian akhir lomba.

Set khas BAPOMI melibatkan jarak pendek dan sedang (misalnya, 8 x 50m atau 4 x 100m) yang dilakukan dengan paddles dan waktu istirahat yang sangat minimal. Waktu istirahat yang singkat ini melatih sistem anaerobik perenang secara ekstrem.

Untuk memaksimalkan dampak Power Set, atlet diwajibkan menggunakan paddles berukuran besar yang biasanya dikombinasikan dengan pull buoy untuk mengisolasi lengan. Kombinasi ini memastikan seluruh tenaga dorong berasal dari catch dan pull tangan.

Kebrutalan latihan ini terletak pada recovery yang cepat. Perenang harus segera memulai set berikutnya sebelum denyut nadi mereka turun signifikan. Hal ini membangun toleransi otot terhadap asam laktat yang menumpuk.

Teknik yang diajarkan BAPOMI Batang Hari dalam Power Set adalah slow in, fast out. Perenang fokus pada tarikan yang lambat dan kuat di fase catch (masuk air), lalu percepatan eksplosif di fase finish (keluar air).

Meskipun brutal, latihan ini memiliki reward besar: peningkatan stroke efficiency (efisiensi kayuhan) dan daya propulsion yang masif. Program ini adalah cara teruji untuk mengubah daya tahan menjadi kekuatan mentah.

Bagi BAPOMI Batang Hari, Power Set ini adalah uji mental dan fisik. Ini adalah metode yang mengubah atlet menjadi mesin daya dayung, memastikan mereka memiliki kekuatan untuk mendominasi di setiap lintasan renang.