Sungai Batanghari merupakan urat nadi kehidupan bagi masyarakat di Provinsi Jambi, menyimpan sejarah panjang peradaban sekaligus menjadi saksi bisu dinamika ekosistem yang kini tengah menghadapi tantangan serius. Menyadari peran penting perairan ini, Bapomi Jambi menginisiasi sebuah program yang memadukan ketangkasan fisik dengan misi konservasi bertajuk susur sungai Batanghari. Kegiatan ini dirancang untuk membawa para atlet mahasiswa keluar dari rutinitas latihan di darat dan menghadapkan mereka langsung pada realitas kondisi alam yang memerlukan perhatian segera dari generasi muda terdidik.
Keterlibatan aktif mahasiswa dalam aksi ini menjadi simbol kebangkitan kepedulian intelektual muda terhadap aset daerah. Selama perjalanan menyusuri aliran sungai yang luas, para peserta menggunakan perahu karet dan kano, yang menuntut kekuatan otot lengan serta koordinasi tim yang solid. Namun, fokus mereka tidak hanya pada kecepatan mendayung. Di setiap titik pemberhentian, mahasiswa melakukan pemantauan kualitas air dan mengidentifikasi sumber-sumber pencemaran yang ada. Pengalaman ini memberikan pelajaran berharga yang tidak ditemukan di bangku kuliah, di mana teori tentang ekologi langsung dipraktikkan melalui pengamatan lapangan secara nyata.
Pelestarian lingkungan menjadi tema sentral yang diusung dalam agenda ini. Bapomi menekankan bahwa seorang atlet yang hebat harus memiliki kesadaran akan keberlanjutan habitat tempat mereka beraktivitas. Selama kegiatan susur sungai, mahasiswa juga melakukan aksi pembersihan sampah plastik yang tersangkut di pinggiran aliran sungai serta menanam bibit pohon di area sempadan yang mulai gundul. Aksi ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial mahasiswa untuk memastikan bahwa warisan alam ini tetap dapat dinikmati oleh generasi mendatang dalam kondisi yang lebih bersih dan sehat.
Integrasi antara aktivitas fisik dan kampanye sosial ini menciptakan definisi baru tentang sport yang beretika. Olahraga tidak lagi hanya dilihat sebagai upaya mengejar prestasi di atas podium, tetapi juga sebagai alat advokasi untuk perubahan sosial yang positif. Dengan menggunakan olahraga air sebagai media, pesan mengenai pentingnya menjaga kebersihan sungai menjadi lebih mudah diterima oleh masyarakat luas, terutama kaum muda yang gemar akan petualangan. Bapomi Jambi ingin menunjukkan bahwa melalui fisik yang bugar, mahasiswa memiliki energi lebih untuk berkontribusi bagi perbaikan ekosistem di daerahnya sendiri.